Jumat, 24 April 2009
caleg
tiap kali pemilu, s'lalu ada yang lucu, dan s'lalu sj hal yg itu2.
aplg klo bkn 'caleg' yg lahir mirip cendawan spt d musim ujan lalu.
tiba2 s'mua ngerasa pny kapasitas n kapabilitas, gitu kata temenku yg ga stuju.
klo ditanya knapa ingin nyaleg, mereka ngejwb seolah satu suara.
negara ini negara demokrasi, nyaleg ataupun di-caleg-in adl pwujudan pelaksanaan hak asasi yg patut dihormati.
yg laen dpaksa manggut2, tak bisa mengerti.
aplg sjmlh selebritas negri ini jg mulai 'jd melek potensi diri',
rame2 go to snayan pengen jd anggota dewan.
apakh rakyat indonesia tgh dilanda gejala narsisme tingkat tinggi?, tanya temenku, yg ku jawab dengan senyum setengah malu sambil menyeruput capucino dingin karna skrgpun ak ikutan terjangkit fesbuk mania, situs p'temanan yang bikin s'mua org tibatiba jd narsis, lalu apa aja ditulis, dan blog personal gratis jg laris manis. bener jg, narsis abis.
biar saja mereka nyaleg, sp tau nnti mereka syuting sinetron atau film di senayan, kan lmyn tuch gnti2 setting, drpd temany itu2 mulu, mkny tak bny film indonesia yg mentingin mutu, smbung yg laen, nyambung tp tak tentu.
biar saja, toh s'mua org berhak b'suara.
ini negara bebas dan merdeka, asal tak menyinggung sara.
toh, klo politisi kmrn2 kan sdh t'bukti bny yg korupsi, yg dari partai agamispun tak bisa menahan diri. nah, artis mungkin nanti klo sdh menjabat tak terkontaminasi, buru2 temen itu mengoreksi, takut dianggap salah bunyi.
mungkin jg, bs benar adany, tp sapa yg bisa m'duga hati manusia. aplgi jika sdh t'goda mndptkn sstu yg besar yg bkn milikny...
stlh smp drmh, ak nonton quick count di salahsatu channel tivi.
kebetulan jg seorang artis dan seorang pengamat politik lagi diwawancarai.
artis ini sedang senang, hatiny menggelembung kar'na perolehan suarany sdh pada angka seribu sekian,
yg akn jd kendaraan bwt k snayan.
tnyt popularitas sejumlah selebritas mampu mengalahkan nama besar politisi kelas atas,
begitu kata pemandu acara yg cantik membwt si artis senyum2 saja.
jika anda bhsl go to snyn, apkh anda akn mninggalkn dunia entertain yg t'lah membesarkn anda?, demikian tnya pemandu acara.
yaa, tdk tentu saja, kata si artis seolah tak rela harus buru2 meninggalkn 'dunia besar'ny dgn bgitu sj. saya tak mgkn brbh secepat kilat, kar'na saya bs smp thp ini kar'na dunia itu jg.
tapi, saya kira, tiba2 bintang tamu yg jg pengamat politik menyela, anda mgkn mmg harus meninggalkanny jika anda telah menjabat, kar'na tugas dan kewajiban wakil rakyat itu ssngghny sgt berat. anda takkan pny wktu utk ttp b'ada d jalur lama.
para pndahulu saya jg tak meninggalkn dunia lama, kata si artis segera, tp ya kar'na ksibukn saja tak bs mmbwt mrka muncul lg d layar kaca. mgkn nnti saya akn menyesuaikn jg.
nah, skrg pertnyaan yg mgkn mewakili apa yg ada di benak masyarakat saat ini? kata pemandu acara lg, bs apa seorg 'anda' jika terpilih msk barisan k snayan nantinya, kar'na spt yg kita tau political background anda tak ada.
dia mnjwb cpt, spt sdh mduga soal ini akn ditany.
sbnrny, bkn saya saja yg msk k dunia ini, toh para pendahulu sdh ada bbrp dan spt yang kita tau mrka bs.
dan yg lebih penting adl teman2 artis tidak adayg melakukan praktik KORUPSI, spt para POLITISI.
s'olah ada api pada katakatany yg t'akhir tadi.
pengamat politik nyeletuk setengah becanda, tak ada yg melakukan apa jgn2 kar'na tak tau carany, mas...
pengamat politik dan pemandu acara, juga ak yang diluar layar jadi ketawa.
s'lama ini mgkn bny yg b'prinsip 'diam itu emas', diam2 ngumpulin emas (rakyat) k'tika menjabat dan diberi amanat, tp tak tau bgmn cara korupsi adl soal lain lagi.
mgkn tak apa, asal jgn tak tau untuk apa sebenarny mrka digaji. aplg hitung2n angkany luarbiasa tinggi.
---
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Mungkin banyak orang terinspirasi dari kata2:
BalasHapusKalau mau kaya jadilah pejabat (kekekekek)
padahal kata2 itu salah besar lho
Salam,
http://freeblog4u.netii.net
----------------------------
free domain+free hosting ada disini
I like your blog.I'm waiting for your new posts.
BalasHapus@ dyanna : tq
BalasHapus